Judul diatas memang menggambarkan perasaanku, kenapa?
Yang pertama dan paling utama memang karna separo dari 6
mata pelajaran yang diujikan kemaren jenis soalnya tidak sesuai yang aku
bayangkan, tidak 2 diantaranya kurang sesuai dengan latihan soal yang biasa aku
terima di sekolah. Sedangkan satunya, Bahasa Indonesia, pada saat mengerjakan
aku sulit mencerna soal. Entah karna terlalu gerogi atau mungkin juga karna
suatu kejadian pagi hari sebelum aku berangkat ke Sekolah.
Tapi,
secuil penyesalan yang ingin kuceritakan ini mengenai hal yang berbeda. Aku merasa
menyesal karna waktuku sebelum ujian tidak aku manfaatkan dengan benar untuk
mematangkan materi ujian, itu karena aku merasa sudah cukup mampu dan menguasai
materi. Padahal pada kenyataannya, 3 uji coba yang telah kulakukan tak ada
satupun yang mendapat nilai rata rata 8 koma. Terlalu pede bukan? J
Saat
ini aku merasa sia sia, seminggu sebelum ujian dimulai aku baru merasa
keasyikkan dengan latihan soal dan materi yang meskipun tidak sedikit. Saat aku
berlatih dan bisa menjawab aku merasa berguna, karna bisa melakukan sesuatu. karna
belakangan sebelum semangatku muncul akumerasa menjadi anak dan manusia yang
useless. Hm curhatnya mulai beda topik nih ._.
Jujur,
aku ingin mengulang masa masa perjuangan itu, masa yang seharusnya menjadi
waktku untuk menimba ilmu dalam rangka mensukseskan ujian nasionalku dan waktu
untuk memperbaiki nilai di kertas ijazah. Maksudku, dulu aku gagal mengetikkan
nilai yang layak di ijazah smpku, dan sebenarnya aku memiliki tekad untuk
memperbaikinya di saat sma. Namun, apalah arti tekad bila tidak dibarengi usaha
J
Aku juga saat ini merasa
seharusnya waktuku disaat sekolah aku gunakan untuk menikmati yang namanya
belajar bersama teman – teman sekalipun itu hanya di kelas dan terlihat
membosankan.
Saat
ini aku bertanya kepada diriku yang angkuh ini “Apa yang kamu dapat dari uang
orang tuamu selama ini?” sebenarnya hatiku sudah menyuarakan jawabannya. “aku
mendapat ilmu tetapi tidak cukup banyak dan bermanfaat, sisanya aku mendapat
kesenangan dan bisa dibilang selama ini aku bermandi kesenangan, kemalasan dan
kepuasan nafsu”. Jangan negatif thinking loh soal kata terakhir itu, karna maknanya luas.
Sudah dulu ya,